Hari Ketujuh: SEETIBYA

Oleh: I Made Suardika

Tanaman seetibya atau stevia.

Tanaman seetibya atau stevia.

Hari ini pelajaran tentang struktur tanah yang sangat bagus untuk menambah ilmu tapi aku kurang mengerti dengan bahasa seorang propesor. Tapi hanya paham sedikit saja.

Struktur tanah yg sehat adalah tanah yang penuh dgn unsur hara yang mana sangat dibutuhkan oleh tumbuh-tumbuhan untuk bisa tumbuh dengan baik.

Kata pak profesor kita hrs merawat tanah seperti kita merawat diri sendiri karena apa yang ada di tanah juga ada di dalam tubuh manusia. Seperti kita menggunakan pupuk kimia kedalam tanah maka mikro organisme yang ada di dalam tanah itu akan mati dan tidak ada yang mengurai unsur hara yang ada di dalam tanah tanaman hanya bisa mengambil nutrisi hanya dari pupuk kimia tadi. Karena matinya mikroorganisme dalam tanah maka unsur haranya juga akan hilang dan tanah akan mati dan tidak ada tumbuhan yang bisa hidup sehat.

Di dalam tubuh manusia itu juga demikian, kalo kita kurang fit kita pasti mengonsumsi suplemen penambah tenaga dari luar dan jika kita sakit juga mengkomsumsi obat anti biotik yg mana obat ini menurunkan kekebalan tubuh manusia dan juga membunuh semua bakteri yg ada di dalam tubuh yang mana bakteri itu sebagai pengurai makanan dan juga ada sebagai sistem imun/ kekebalan tubuh sehingga tubuh kita tidak kuat jika ada serangan penyakit dari luar ataupun dari dalam.

Hanya itu yg bisa saya tangkap dari penjelasan tadi.

Dalam kehidupan sehari hari kita sering mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dan menyebabkan timbulnya banyak penyakit seperti contohnya ; GULA pasir. Ternyata saya dapat pengetahuan bahwa ada sebuah tanaman yang bisa dipakai sebagai pemanis pengganti gula yang kalau bahasa Indianya namanya adalah “SEETIBYA”. Saya tidak percaya akan adanya tanaman pengganti gula. Ternyata Navdanya mempunyai kebun herbal yang ada di belakang kelas tempat kita belajar dan memang benar saya mencoba mencicipi daun tanaman seetibya rasanya manis seperti gula pasir. Saya akan mempelajari apakah tanaman itu bisa di tanam di indonesia dan bagaimana cara penanamannya.

Demikianlah yang dapat saya bagikan kepada teman teman semoga bermanfaat. Terima kasih

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s